Ratusan Pejabat Struktural Lombok Tengah Dimutasi

- Jurnalis

Kamis, 30 Desember 2021 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Mutasi besar besaran dilakukan Bupati Lombok Tengah, di ballroom kantor bupati Lombok Tengah, kamis 30/12/2021.

Sebanyak 271 pejabat eselon II, III dan IV di lantik dan diambil sumpahnya Dari jumlah itu hanya 1 orang pejabat eselon II yakni Kadis Perdagangan H.Suhartono.

Mutasi ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri S.Ip – DR.HM.Nursiah S.Sos M.Si dan dihadiri juga Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya ST.MT dan hampir seluruh pejabat di Lombok Tengah.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan setelah mutasi ini pihaknya akan melakukan evaluasi selama 3 bulan, jika ditemukan tidak sesuai hara Jafung Dilakukan Via Zoompan masyarakat maka akan diganti.

“Ini harus diawasi, Kalau tak sesuai dengan skil ilmunya maka kita akan evaluasi, maka jangan kaget jika sewaktu-waktu kita lakukan mutasi kembali” jelasnya. 

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-75, Polres Loteng Gelar Vaksinasi Massal ke Seluruh Kecamatan

Bupati menegaskan akibat dari regulasi tersebut maka sehingga berubah dari sebelumnya karena Bupati meminta maaf atas perubahan itu. 

Dalam hal mutasi, Bupati mengakui ada yang puas dan tidak puas. Bupati bahkan membacakan WhatsApp yang diterima di handphonenya. “Banyak sekali WA saya terima, ada yang bilang puas, pas diposisi ada juga yang bilang kecewa, kalau bicara puas tidak puas tak kan pernah bisa memuaskan semua pihak” ungkapnya.

Bupati kembali meminta maaf jika tak sesuai dengan keinginan, namun ini harus dihadapi dan ASN harus siap dimanapun ditempatkan.

Terhadap ASN yang ditempatkan tak sesuai dengan disiplin ilmunya maka tunggu kehancuran karena itu perlu dilakukan evaluasi setiap saat.

Bupati berpesan untuk melakukan terbaik dalam menjalankan tugasnya sebab masyarakat menilai pelayanan publik susah dapatkan secara mudah, oleh karena itu jika bisa dipermudah kenapa harus dipersulit, buatlah regulasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. 

Baca Juga :  Perhelatan Pertama di Asia, ARRC 2024 Riders Parade dan Sunset Meet Up di The Mandalika

“Sebagai abdi negara harus membantu masyarakat, kalau ada masyarakat yang datang ke kami maka saya yakin pelayanan kurang baik.” Pesannya.

Kepada seluruh aparatur Bupati meminta agar masyarakat diberikan pelayanan, jika ada yang berprestasi maka diberikan apresiasi bukan malah di amputasi. “Saya tahu ada staf yang berprestasi namun jangankan apresiasi ucapan selamat saja tak diberikan. Jika hasil evaluasi tidak pas maka akan saya ganti” tegasnya. Sementara itu untuk jabatan fungsional (Jagung) akan dilakukan mutasi dengan via zoom karena terlalu banyak. Jumlah jabatan fungsional yang akan dimutasi sebanyak 291 orang.

Berita Terkait

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika
Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus
Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi
MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta
RSUD Praya Perkuat Kerjasama Dengan FK Universitas Bumi Gora
InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia
Optimalkan Layanan Rujukan, Kadinkes Lombok Tengah Tinjau Fasilitas Rumah Singgah di Bali

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:32 WIB

Debut Mengaspal di Sirkuit Pertamina Mandalika, Valentino Rossi Pantau Pengembangan Pelumas Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda  Indonesia di Mandalika

Senin, 26 Januari 2026 - 11:39 WIB

Komentator MotoGP Dari Belanda Guido Fenneman : Mencoba Sirkuit Mandalika. Bagus

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pemberhentian Ahli Gizi Disebabkan Akumulasi Masalah Kinerja, Bukan Semata-mata Karena Menu Ubi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:04 WIB

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

Berita Terbaru