Kejari Loteng Geledah RSUD Praya, Sejumlah Dokumen Disita

- Jurnalis

Rabu, 5 Januari 2022 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Untuk kepentingan proses Penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan BLUD tahun 2017-2020 yang saat ini sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, tim Penyidik melakukan penggeledahan ke RSUD Praya. Penggeledahan yang dilakukan Kejari Loteng dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus yang didampingi Kasi Intel, Kasi Datun, Kasi BB/BR dan tim jaksa.

Ada tiga ruangan yang menjadi sasaran penggeledahan Penyidik yakni ruang Direktur, Bagian Kauangan dan ruangan PPK. Penggeledahan tersebut dilakukan untuk kepentingan lanjutan proses Penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan BLUD tahun 2017 hingga 2020.

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dan didampingi Kasi Intel, Kasi Datun, Kasi BB/BR dan jaksa fungsional beserta staf lainnya. Penggeladahan itu, dilakukan tim Penyidik Kejari Loteng selama 3 jam, mulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 Wita.

Ketua Tim penggeledahan yang juga Kasi Pidsus Kejari Loteng, I Gusti Putu Suda Adnyana usai penggeledahan mengaku, dalam penggeledahan itu pihaknya menyita ratusan dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut disita untuk mendukung penanganan kasus pengelolaan keuangan BLUD pada RSUD Praya yang sedang pihaknya tangani sejak akhir tahun lalu. “Ada uang sekitar Rp. 10 juta di tas PPK juga kita sita,” terang Suda.

Baca Juga :  Usai Mengikuti Pelatihan, ITDC Magangkan 12 Pemuda Terpilih Desa Penyangga The Mandalika

Uang yang disita tersebut diambil di ruangan PPK. Saat penyitaan, PPK mengaku jika uang tersebut uang pribadi yang akan digunakan untuk bayar SPP anaknya. Selain uang, jaksa juga menyita sebuah plask disk, laptop, komputer dan juga stempel perusahaan atas nama PT. Mandiri Jaya Medika dan profil perusahaan di ruang PPK serta stempel sekitar 15 sampai 20 buah. Sedangkan di ruangan bendahara atau bagian keuangan BLUD, pihaknya menyita satu unit laptop. “Sejauh ini, dalam kasus BLUD kita sudah panggil dan periksa hampir 30 saksi,” sambung Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan (BB dan BR) pada Kejari Loteng, Iwan Gustiawan saat menggelar konferensi pers di kantornya, Rabu (5/1/2022) sore.

Dikatakan Iwan, bahwa penyitaan ini dilakukan untuk mendukung proses penyidikan yang sedang berlangsung di Kejari selama sebulan ini. Sebab, selama ini dari puluhan saksi yang sudah diperiksa, mereka sudah diminta sejumlah dokumen. Hanya saja, sampai batas waktu yang telah ditentukan, mereka tidak juga menyerahkan. “Saat pemeriksaan, saksi-saksi ini sudah kita minta dokumen pendukung, tapi kita dapat kendala makanya kita lakukan penyitaan ini,” bebernya.

Baca Juga :  Front Nelayan dan Masyarakat Pesisir Tanjung Luar Lombok Timur deklarasi dukung dan siap Menangkan Ganjar Mahfud MD

Iwan juga menambahkan, dalam penggeledahan ini cukup banyak dokumen yang disita dan saat ini pihaknya sedang melakukan sortir dan inventarisir. Nantinya, jika dokumen yang dirasa ada hubungannya dengan kasus ini, akan dijadikan berkas penanganan kasus.

Lebih jauh disampaikan mantan Kasi Pidsus pada Kejari Lombok Timur ini, bahwa terkait uang yang ikut disita, akan pihaknya klarifikasi kepada PPK untuk kemudian didalami. Termasuk juga perihal adanya kwitansi yang terselip dalam penggeledahan itu. “Dokumen-dokumen yang disita itu nanti akan kita sortir, apakah dokumen tersebut bisa dipakai untuk mendukung penanganan kasus atau tidak,” terangnya.

“Intinya, rekan-rekan bersabar dulu, kasus ini masih berproses. Terkait perkembangannya seperti apa ke depan, pasti kita akan sampaikan kepada rekan-rekan media,” pungkasnya.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru