Efek Kampung Sehat, Warga Di NTB Terbiasa Dengan Prokes

- Jurnalis

Selasa, 16 Maret 2021 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Berbagai metode himbauan dan upaya yang dilakukan Kepolsian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Bersama Jajarannya dan Pemerintah Provinsi NTB, mulai ada efeknya bagi warga, salah satunya Vaksin Covid-19 ditunggu warga.

Hal itu diungkap Subayanto Kepala Desa Narmada, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB, kepada media dikantornya, Senin (15/3/2021).

“Awalnya kami sempat takut namun setelah melihat dibeberapa media banyak orang yang divaksin termasuk pejabat, membuat kami ingin mencoba, bahkan beberpa warga menanyakan dirinya kapan divaksin,” jelasnya.

Disamping itu, Subayanto sendiri sudah merasakan rasanya divaksin pada Sabtu (6/3/2021), dia mengalami ngantuk dan lapar setelah beberapa jam divaksin.

Subyanto ceritakan pengalamannya itu kepada setiap warga yang ditemui, selain rasa ngantuk dan lapar, yang diceritakan Subayanto vaksin sinovac tidak berbahaya buktinya sampai detik ini dirinya merasa biasa biasa saja.

Baca Juga :  Vaksinasi Merdeka Nusantara Sasar Ponpes dan Rumah Ibadah

Baginya vaksin ini tidak membuat perubahan apapun pada dirinya, namun percaya dirinya jadi bertambah setelah divaksin.

“Jangan takut divaksin karena Vaksin ini membuat kita lebih percaya diri, dan tidak paranoid lagi terhadap Covid-19,” jelasnya.

Dia berterimaksih kepada semua pihak yang terus menerus berupaya memulihkan kondisi dengan segala programnya, termasuk program kampung sehat yang di inisiasi Polda NTB bersama Pemerintah Provinsi NTB.

Sebab dengan adanya lomba kampung sehat pihaknya bisa menyemangati warga untuk selalu menjalankan Protokol Kesehatan agar desanya menjadi pemenang.

Baca Juga :  Ini Ribuan Formasi CPNS 2021 Di Lombok Tengah

Ajakan memenangkan lomba sebagai upaya Subayanto memaksa warga untuk selalu menjalankan prokes, usahanya itu membuahkan hasil.

“kalau kami hanya mengajak mereka menerapkan protokol kesehatan kami rasa sulit, tetapi kalau kita ajak mereka memenangkan lomba itu lebih efektif dan warga rata rata mau melaksanakan Prokes, sehingga lama kelamaan mereka terbiasa dengan prokes,” jelasnya

Berkat program yang digelar Polda NTB bersama pemerintah Provinsi NTB seperti Lomba Kampung sehat ini, diyakini Subayanto ngefek terhadap perilaku warga yang patuh terhadap Prokes.

“sebagian warga kami sekarang, kalau mau datang kesebuah acara, yang ditanya terlebih dahulu mengenai protokol kesehatan, jika sudah sesuai baru mereka berangkat ketempat acara tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB