Empat Tahun Pimpin Lombok Tengah, Pathul-Nursiah Telah Rehab dan Bangun 1016 Sarana Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah -Pembangunan atau pun penyediaan sarana dan prasarana pendidikan selama kurun waktu 2021-2024 oleh pasangan Lalu Pathul Bahri-HM Nursiah menunjukan jumlah yang cukup signifikan.

Calon wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah menjelaskan, pada tingkat satuan pendidikan anak usia dini (PAUD), jumlah sarana dan prasarana yang direhab dan dibangun sebanyak 92 unit.

Kemudian tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD/MI) sebanyak 583 unit dan pada tingkat satuan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP/MTs) sebanyak 341 unit.

“Tentunya penyediaan sarana dan prasrana pendidikan ini tersebar merata pada 12 kecamatan di kabupaten Lombok Tengah,” jelas HM Nursiah kepada media di Praya, Minggu (3/11/2024).

Baca Juga :  Hari Ibu, Hj Niken Ingatkan Peran Perempuan Dalam Hadapi Covid-19

Dikatakan HM Nursiah, hal ini berdampak signifikan terhadap peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah.

Sehingga pada akhirnya akan dapat berdampak pada meningkatnya rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah sebagai komponen Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lebih lanjut HM Nursiah menjelaskan, Pathul-Nursiah terus membangun sarana dan prasarana pendidikan melalui dana alokasi khusus dan dana alokasi umum lewat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBD) termasuk pula lewat APBD.

“Terdapat sekitar 30 persen sekolah di Lombok Tengah yang mengalami rusak berat yang terus kami pacu perbaiki setiap tahunnya,” jelas HM Nursiah.

Baca Juga :  Geger, Warga Mambalan temukan Orok Bayi Membusuk dan Tidak Utuh

Terkait target, pihaknya pertahun melakukan rehab dan bangun sekolah tergantung anggaran yang tersedia.

Sebagai contoh pada tahun 2024 pada kepemimpinan Pathul-Nursiah, pada SD pihaknya telah menganggarkan Rp 29 Miliar DAK untuk pembangunan fisik maupun non fisik.

Kalau non fisik terdapat alat teknologi informasi dan komunikasi, pelatihan bagi pendidik, pengadaan peralatan edukatif, program inovatif untuk mendorong minat belajar anak dan lain sebagainya.

HM Nursiah kedepan berharap seluruh tentunya dalam kondisi baik untuk sarana dan prasarananya. Pihaknya juga akan memikirkan bagaimana gurunya terutama kesejahteraannya.

Berita Terkait

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Berita Terbaru