Gubernur NTB Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bintang Bano KSB

- Jurnalis

Jumat, 14 Januari 2022 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Barat – Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi), meresmikan bendungan Bintang Bano, Jum’at (14/1/2022) di Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi NTB.

“Alhamdulillah bendungan yang dibangun sejak tahun 2015, sudah selesai dan dapat difungsikan,” kata Presiden Jokowi usai mengelilingi bendungan dengan sampan bersama Menteri PUPR, Gubernur NTB, Bupati KSB dan sejumlah pejabat terkait.

Bendungan Bintang Bano merupakan satu dari enam bendungan yang dibangun di NTB. Diantaranya, bendungan Tanju dan Mila Kabupaten Dompu, bendungan Tiu Suntuk dan Bintang Bano di KSB, bendungan Beringin Sila di Kabupaten Sumbawa dan bendungan Meninting di Lobar.

Keberadaan bendungan ini, diharapkan dapat mendukung ketersediaan air, kemandirian dan kedaulatan pangan, karena itu semua dapat tercapai bila ada air.

Baca Juga :  Dukung Komunitas Pengguna Kendaraan Listrik, PLN UIW NTB Resmikan SPKLU di Kantor Gubernur NTB

Baik untuk kebutuhan irigasi pertanian, menghasilkan air bersih, penahan banjir,
sehingga dapat membawa manfaat untuk kesejahteraan masyararakat KSB.

“Termasuk mendukung ketahanan pangan di NTB,”terang mantan Walikota DKI Jakarta tersebut.

Peresmian salahsatu bendungan terbesar di NTB, yang fungsinya dapat membendung aliran Sungai Brang Rea dengan total kapasitas tampung 76 Juta m3 dan luas genangan 256 ha.

Keberadaan bendungan ini dapat mendukung irigasi pertanian seluas 6,700 ha di Sumbawa Barat. Menghasilkan air baku 550 liter/detik, serta mampu mengairi 120 liter/detik pada 2 kecamatan, yaitu Seteluk dan Poto Tano. Kemudian 430 liter/detik pada 5 kecamatan, yaitu Brang Rea, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang.

Baca Juga :  Pembahasan Rancangan RTRW Loteng Tuntas, Pansus Beri Delapan Rekomendasi

Di samping itu, bendungan ini memberi manfaat untuk mereduksi banjir sebanyak 365 m3/detik dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) dengan menghasilkan energi listrik dengan kapasitas 6,3 MW.

Bendungan yang didesain dengan tipe bendungan rockfill inti tegak, memiliki tinggi 72 m, panjang bendungan 497,25 m, dan lebar puncak 12 m, dapat juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata, karena keindahan struktur bangunan dan panorama alam sekitarnya.

Diakhir peresmian tersebut, Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu negara Iriana Jokowi, menandatangani prasasti bendungan Bintang Bano KSB, disaksikan juga oleh tokoh masyarakat, tokoh agama di KSB.

Turut mendampingi Gubernur, Pangdam Udayana, Kapolda NTB, Kadis Kominfotik dan Kadis PUPR Provinsi NTB.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru