Kodim Loteng Gelar Simulasi Tracing Dan Isolasi Terpadu Penanganan Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 6 Agustus 2021 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 di seluruh tanah air, khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB, Kodim 1620/Loteng mengadakan simulasi pelaksanaan tracing dan isolasi terpadu penanganan Covid-19.

Kegiatan di gelar di Makodim 1620/Loteng, Jln. Gajahmada No. 101 Praya, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jum’at (06/08/2021). Acara ini dalam rangka TNI menindak lanjut penanganan penyebaran Covid-19.

Sejumlah Anggota Prajurit menjalani pelatihan tenaga tracing Covid-19 selama 1 hari di Makodim 1620/Loteng. Mereka yang mendapat pelatihan terdiri dari para Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dengan di pandu oleh para perwira staf yang bertindak sebagai kordinator latihan.

Turut hadir dalam kegiatan simulasi tersebut, Dandim 1620, Plt Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Kabid KUKM Pol PP, Dinas Kesehatan bagian Survailen, Tim Sweber RSAD Mataram, para Danramil dan Perwira staf beserta Kapolsek jajaran Polres Loteng dan Lurah Praya.

Baca Juga :  Bupati Pantau Pelaksanaan Tes SKD CPNS dan PPPK Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., Dalam kegiatan tersebut mengecek kesiapan prajurit saat melaksanakan apel kesiapan. Ia pada kesempatan itu mengatakan pelatihan tracer Covid-19 merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden, Gubernur NTB, Bupati Loteng, dan instruksi dari Komando Satuan Atas TNI untuk mempercepat pengendalian pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Dandim menjelaskan, salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat penanggulangan Covid-19 di Indonesia adalah dengan penguatan testing, tracing, treatment dan jangkauan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga :  Pusat Setujui 3 Usulan Proyek Nasional Untuk NTB Tahun 2021

“Pelaksanaan tugas ini, juga harus dibarengi dengan perencanaan matang yang mempertimbangkan situasi wilayah, budaya, dukungan logistik, pelatihan dan supervisi, serta sistem manajemen data pelacakan kontak,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim juga berharap agar para Tracer yang telah diberikan bekal pelatihan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Tetap semangat, jangan lupa berdo’a dan lakukan tugas ini dengan sebaik-baiknya demi kemanusiaan, kesehatan, keselamatan, juga demi negara dan bangsa,” pungkasnya.

Selanjutnya para peserta latihan dibekali beberapa materi yang dilatihkan antara lain konsep dasar pelacakan kontak, cara bertindak, melakukan pengawasan terhadap pasien isolasi, alur koordinasi pelacakan kontak, dan pencatatan serta pelaporan tracing.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB