PWNU NTB Meminta Muktamar NU Digelar tahun 2022

- Jurnalis

Kamis, 23 September 2021 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Wakil ketua pengurus Nahdlatul Ulama (NU) wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta kepada seluruh stakeholder bagi pengambil keputusan untuk pelaksanaan Muktamar yang ke-34 NU yang nantinya akan diputuskan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang dijadwalkan pada tanggal 24-26 september di Jakarta agar ditunda tahun depan.

“Kami mohon supaya muktamar itu bisa ditunda tahun 2022. Saat sekarang ini kita lagi menghadapi pandemi. lagi fokus menangani pandemi covid-19,” sebut Hk Lalu Winengan, Kamis (23/9/2021).

Mengingat, biasanya muktamar NU di manapun dihadiri sepuluh ribuan, bahkan ratusan ribu warga NU diseluruh Indonesia.

“Sementara di era pandemi, pemerintah melarang keras untuk menggelar kegiatan yang memicu terjadinya kerumunan, dimana-mana itukan tidak diperbolehkan, karena kalo dilaksanakan muktamar tahun 2021 ini, jangan sampai kita menjadi contoh yang tidak baik. NU ini adalah panutan bagi seluruh masyarakat Indonesia,”terangnya.

Hk Lalu Winengan menegaskan,
apapun cara pencegahan untuk mengurangi yang hadir dalam muktamar itu tidak mungkin, sementara waktu, Indonesia saat ini masih pandemi yang masih setara dengan level 3 hari ini, kalo ini dipaksakan, khawatiran kami selaku warga NU jangan sampai contoh ini tidak bagus, dan terjadi klaster yang disebut klaster muktamar NU. “Nah, klo ini terjadi bagaimana citra NU dihadapan masyarakat di Indonesia ini,”katanya.

Baca Juga :  Proses Verifikasi Lahan di Sirkuit Mandalika Yang Belum Tuntas Di Bayarkan Memasuki Babak Selanjutnya

Sehinga, sambung ia, meminta sekali lagi kepada para pimpinan, pada penentu kebijakan dalam Munas ini di mohonkan untuk bisa menunda pelaksanaan muktamar untuk dilaksanakan tahun depan.

“Itu bisa dilakukan di tahun 2022 di bulan April, atau bulan apa saja yang penting tahun depan, sehingga kita harus menjadi contoh, panutan bagi masyarakat dan rakyat jgn sampai contoh berkerumun ini dibuat oleh NU maka akan dicontoh oleh seluruh masyarakat dan organisasi yang lain,”tutupnya.

Sementara, sebelumnya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan digelar pada akhir tahun depan di 2021 “Insya Allah akhir tahun depan,” kata Said Aqil dalam konferensi besar NU yang dilaksanakan secara daring, Rabu, 23 September 2020 lalu. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus harian PBNU, PWNU dan lembaga dan banom di bawah naungan NU.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham NTB Hadiri Rakor BPSDM Menkumhmam: Pengembangan SDM Fondasi Utama Membangun Organisasi

Muktamar PBNU sedianya digelar pada Oktober 2020 di Lampung. Namun rencana itu tak terlaksana akibat pandemi virus corona.

Di antara keputusan penting Konbes NU 2020 adalah menunda kegiatan Muktamar ke-34 NU pada Oktober 2021 yang seyogyanya dilakukan Oktober tahun 2020 ini.

“Menetapkan, pertama, menunda pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang sedianya dilaksanakan di Lampung pada Oktober 2020 berubah pada Oktober 2021 di Lampung,” bunyi Keputusan Konbes NU tentang Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU dan Masa Khidmat PBNU.

Selanjutnya, jika Oktober 2021 tidak dapat dilakukan yang disebabkan oleh hal-hal tertentu termasuk karena Covid-19 yang belum terkendali, PBNU memutuskan menggelar pelaksanaan Muktamar setelah pandemi benar-benar hilang.

“Sebagaimana diktum pertama tidak dapat dilaksanakan maka Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama akan dilaksanakan setelah pandemi Covid-19 terkendali,” tulis keputusan itu.

Berita Terkait

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga
ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya
Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata
Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun
Isi Kampanye Terbuka, Calon Kades Pringgarata Arif Rahman Santuni Anak Yatim dan Lansia
Kemenhaj Dan DPR RI Komisi VIII Sosialisasikan Regulasi Penyelenggaraan Ibadah Haji
Festival Budaya Pringgarata Dirangkaikan Deklarasi Pilkades Damai dan HUT Loteng

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Reses, L. Abdusahid dan Kades Kelebuh Terpilih Dengarkan Keluh Kesah Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

ITDC Apresiasi Peran Media NTB dalam Memperluas Gaung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:38 WIB

BIZAM Perkuat Dukungan Pemenuhan Gizi Balita Dan Ibu Hamil Melalui Program Pangan Berdaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Raup 2.279 Suara, Arif Rahman Hakim Resmi Menangkan Pilkades Pringgarata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Lampaui Target, Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 Hasilkan Multiplier Effect Rp5,2 Triliun

Berita Terbaru