Sekolah Abata Lombok Belajar di masa PPKM Level 4

- Jurnalis

Kamis, 5 Agustus 2021 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Satpol PP kota Mataram mendatangi sekolah Abata lombok untuk memastikan kedisiplinan proses. Alhamdulilah mereka memberikan apresiasi baik.

“Abata Lombok sebagai salah satu lembaga pengerak pendidikan terbaik di Lombok terpanggil terus melakukan inovasi mau tidak mau harus menyesuaikan diri di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, wabah ini belum ada yang bisa memastikan kapan berakhirnya.” ungkap hj Amalia Shufiana, SSI, Apt selaku ketua yayasan Abata disela sela mendampingi satpol PP mengecek kedisiplinan abata.

Keberlangsungan proses belajar mengajar Abata disokong penuh oleh tim sumber daya manusia yang cakap ditambah lagi ketersedian teknologi yang memadai karena Alhamdulillah abata memiliki tim work yang lengkap mulai media penyiaran dan advertising yang siap kapanpun dibutuhkan oleh sekolah Abata Lombok.

Baca Juga :  150 Atlet Berlaga di Turnamen Paralayang Piala Panglima TNI, Peringati HUT TNI ke-79

“Abata memberikan layanan yang maksimal kepada anak didiknya, baik yang memilih pembelajaran secara online ataupun pembelajaran tatap muka di sekolah” ujar bunda Fahrun kepala sekolah SD Abata.

Dengan berbagai macam alasan keterbatasan akses internet, ditambah lagi tidak semua orang tua siswa mampu membeli telepon seluler (ponsel) bagi anak mereka, terpaksa sekolah melakukan pembelajaran tatap muka di tengah pelaksanaan PPKM Level 4

Pembelajaran online di Abata pun bisa dijadikan contoh, yayasan memberikan subsidi pembelian aplikasi pembelajaran termasuk juga pembelian zoom sebanyak 25 (dua puluh lima).

Baca Juga :  Kemenkumham Himpun Masukan Untuk Pembaruan Aturan Tindak Pidana Korupsi

Kendati demikian, jangan mudah menyerah dengan keadaan karena masih banyak cara untuk mengatasinya, antara lain penanaman disiplin protokol kesehatan kepada siswa/siswi di sekolah.

Seluruh pemangku kepentingan internal pendidikan, mulai dari yayasan, guru, staf administrasi sekolah, siswa, hingga orang tua murid sangat mendukung seluruh kebijakan sekolah adalah kunci keberhasilan Abata melaksanakan pembelajaran secara maksimal.

“Abata Lombok telah membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19, yang telah berhasil menjalankan program abata 100 % vaksin, program 100 % swab” ungkap bunda Suri ketua satgas.

Berita Terkait

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Muhammad Najib Daud Muhsin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah Lewat Mekanisme PAW
Sekwan DPRD Loteng Bacakan Surat Keputusan PAW Sisa Jabatan Periode 2024-2029 Untuk Partai PPP
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:37 WIB

Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:58 WIB

Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:57 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terbaru