Kominfo RI Mendorong Investasi Sektor Pariwisata dan Memperkuat Perekonomian Nasional Dengan Memanfaatkan Teknologi Digital

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mendorong investasi sektor pariwisata dan memperkuat perekonomian nasional dengan memanfaatkan teknologi digital dengan optimal yaitu menggunakan teknologi seperti BIG data dan pendekatan kekinian untuk memetakan, baik dari segi potensi maupun penguatan, serta memastikan para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo RI, Septriana Tangkary Septriana Tangkary saat melaksanakan Webinar Sport Tourism Mandalika, Kuatkan Ekonomi Bersama di KEK Mandalika, kamis 11/12/2021 di kuta Mandalika Lombok Tengah.

Pihaknya menegaskan bahwa berbicara tentang pariwisata, berkaitan erat dengan RPJMN 2020-2024 yang target utama adalah nilai tambah pariwisata di antaranya devisa dan nilai tambah pariwisata, kesiapan destinasi, industri dan masyarakat, kapasitas SDM, daya dukung lingkungan, dan citra pariwisata yang berdaya saing nusantara.

“Paradigma ini pun turut didukung dengan nilai-nilai utama yang terdiri dari pariwisata berkelanjutan, SDM terampil, kepuasan pengalaman, diversifikasi produk dan jasa serta adopsi teknologi,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan bahwa selain memanfaatkan tekhnologi digital tapi strategi adaptasi, termasuk di saat pandemi sekarang ini, dengan menerapkan prokes berbasis CHSE di setiap destinasi pariwisata, dan lini ekonomi kreatif dalam upaya mempercepat pulihnya kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata pada masa pandemi saat ini juga penting untuk dilakukan dan strategi lainnya.

Baca Juga :  Bandara Lombok Buka Dua Rute Baru Menuju Tambolaka Dan Waingapu

“Termasuk juga percepatan vaksinasi secara nasional yang merupakan pilar penting dalam rangka mengentaskan Indonesia dari pandemi Covid-19. Melalui vaksinasi secara menyeluruh, maka herd immunity akan lebih cepat tercapai,”terangnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa promosi pariwisata perlu dilakukan untuk mendukung program wisata dan ekonomi kreatif dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi, khususnya pada sektor pariwisata. Hal ini didukung pula dengan adanya percepatan vaksinasi oleh pemerintah sebagai upaya pemulihan ekonomi. Pemerintah targetkan 70 persen dari penduduk Indonesia telah memperoleh vaksin di akhir tahun 2021.

“Salah satu dari Destinasi Super Prioritas adalah KEK Mandalika, yang dicanangkan untuk menjadi tuan rumah gelaran WSBK dan MotoGP 2022. Hal ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa, mendorong tumbuhnya usaha pariwisata desa, membuka lapangan kerja,,”terangnya.

Sehingga selain pembangunan perekonomian kawasan DSP, Pemerintah juga terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM dan mendorong masyarakat di sekitar kawasan, agar berperan aktif dalam mengembangkan pariwisata, salah satunya desa wisata, termasuk salah satunya, melalui peningkatan kapasitas dalam menerapkan prokes berbasis CHSE yang akan menjadi kebutuhan wisatawan di era adaptasi kebiasaan baru.

Baca Juga :  DPRD Lombok Tengah Gelar Sidang Paripurna Agenda Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2022-2023

“Eksotisme Mandalika semakin mempesona dengan kebijakan pemerintah menjadikan Mandalika sebagai pelopor sport tourism di Indonesia. Terdapat dua event olahraga yang akan dilaksanakan di Mandalika, yaitu WSBK dan MotoGP 2022. Selain itu, terdapat dua event internasional olahraga yang telah masuk Calender of Event yaitu IATC,”ungkapnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa pencanangan Mandalika sebagai salah satu DSP juga direspon oleh Pemprov NTB dengan menetapkan 99 Desa Wisata. Perencanaan desa wisata tersebut juga terintegrasi antara Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) dan desa wisata yang telah ditetapkan.

“Lombok Tengah memiliki paduan potensi tersebut. Desa wisata ini diharapkan mampu meningkatkan pembangunan desa dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Perencanaan pengembangan wisata desa ini diupayakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa, mendorong tumbuhnya usaha pariwisata di desa, membuka lapangan kerja tanpa mengabaikan nilai-nilai adat sosial budaya dan merusak ekologi lingkungan di desa,”terangnya.

Berita Terkait

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja
Golo Mori Sunset Run 2026 Siap Digelar, Tiket Mulai Dipasarkan
Kunjungan Wisata KEK Mandalika Melonjak, Tembus 285 Ribu Pengunjung hingga April 2026
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Senin, 1 Juni 2026 - 21:19 WIB

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Senin, 1 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kepala BPJPH Babe Haikal Dijadwalkan Resmikan Ruang Kelas Baru di SD 2 Singgar Penjalin

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:34 WIB

Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6 Triliun, Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

DPRD Kaji Usulan Pemda Soal Penyertaan Modal ke PDAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:50 WIB